17/06/2013 10:18   Kota Tangerang     pilkada kota tangerang   politik   ray rangkuti    
     

Peluang Kolaborasi HMZ-AMK Realistis


HT, TANGERANG - Setelah dinyatakan tidak memenuhi syarakat mutlak mengantongi kuota 15 persen kursi di DPRD Kota Tangerang atau suara sah di Pileg 2009, pasangan Ahmad Marju Khodri (AMK)-Gatot Prijanto dan Harry Mulya Zein (HMZ)-Iskandar Zulkarnaen, diperkirakan akan berkolaborasi dan membentuk pasangan baru.
Hal itu dikatakan Pengamat Politik yang juga Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti. "Sangat kecil kemungkinannya, kedua pasangan ini bisa mengumpulkan suara sesuai batas minimal pencalonan hingga 22 Juni 2013 mendatang," ujarnya.

Untuk itu, jelasnya, hal yang realistis yang dilakukan kedua pasangan ini yakni berkolaborasi dan membentuk pasangan baru demi maju pada Pilkada Kota Tangerang pada 31 Agustus 2013 mendatang. "Kolaborasi menjadi hal yang sangat realistis bagi kedua pasangan ini," paparnya.

Sedangkan mengenai komposisi pasangan, dikatakan Rangkuti yakni HMZ berpasangan dengan AMK atau AMK-Iskandar. Dan hal itu tergantung keputusan kedua belah pihak.

Sementara untuk posisi Walikota Tangerang atau Tangerang 1 (T1) maupun Wakil Walikota Tangerang atau Tangerang 2 (T2), menurut Rangkuti, HMZ memiliki daya tawar yang lebih tinggi. Mengingat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang ini memiliki 6 kursi.

Sedangkan posisi tawar AMK yang merupakan Direktur Utama (Dirut) PDAM Kota Tangerang ini lebih lebih kecil karena hanya memiliki 2 kursi ditambah dengan dukungan partai non parlemen.

Ditambahannya, namun begitu jadi tidaknya kolaborasi ini tergantung komunikasi dan negosiasi kedua pasangan tersebut bersama partai pendukungnya. "Jika bersatu, saya lihat keduanya memiliki nilai jual dan memiliki basis massa," katanya.

Sedangkan Komisioner KPU Kota Tangerang, Edi S Hafas ketika dikinfirmasikan mengatakan, kolaborasi itu sah-sah saja dan merupakan hak keduanya. Hal ini juga diatur dalam Peraturan KPU Nomor 9 tahun 2009 Tentang Pedoman Pencalonan Kepala Daerah.

"Kolaborasi merupakan hak mereka. Jika memang akhirnya ada pasangan baru, maka kami masih menunggu hingga 29 Juni 2013 untuk melengkapi berkasnya. Prosesnya hampir sama saat mereka mendaftar pertama kali," ungkapnya.(frm)


17/06/2013 10:18   Kota Tangerang     pilkada kota tangerang   politik   ray rangkuti    
     

Comments

There are no comments

Comments are disabled after

Berita Terkait