DPRD Kota Tangerang Panggil KPU Pekan Ini


HT,TANGERANG - DPRD Kota Tangerang, pekan ini sudah menjadwalkan pemanggilan terhadap empat komisioner KPU Kota Tangerang yang diberhentikan sementara dan KPU Provinsi Banten. Pasalnya, pihak DPRD menduga ada pemborosan anggaran, terkait kebijakan pencetakan 1,2 juta lebih surat suara senilai kurang lebih Rp 765 juta, dengan gambar tiga pasangan calon walikota dan wakil walikota Tangerang.
"Kami akan minta penjelasan kepada seluruh pihak terkait, termasuk bagian lelang Pemkot Tangerang, terkait proses pengadaan surat suara. Apakah semua prosedur sudah ditempuh dengan benar atau belum ?," kata Ketua DPRD Kota Tangerang, Herry Rumawatine, Selasa (20/8).

    Menurut Herry, pihaknya mengaku heran dengan langkah KPU Kota Tangerang, yang ketika itu dipimpin oleh Syafril Elain, yang tergesa-gesa untuk mencetak surat suara, padahal waktu pelaksanaan pencoblosan pada Pilkada Kota Tangerang masih jauh, yaitu 31 Agustus 2013. "Provinsi Jawa Timur saja, yang melaksanakan pencoblosan 29 Agustus 2013, dengan  jumlah pemilih mencapai 30 juta jiwa, belum mencetak surat suara. Bandingkan dengan Kota Tangerang yang  pemilihnya hanya 1,4 juta. Ada apa dibalik keputusan ini?,"kata Herry.

    Herry mengatakan, sebagai lembaga yang berfungsi mengawasi penggunaan anggaran, pihaknya wajib mempertanyakan hal ini. Lantaran, kebijakan ini berdampak terhadap pemborosan APBD Kota Tangerang. "Sekarang KPU  terpaksa mencetak surat suara lagi dengan gambar lima pasangan calon. Sementara, surat suara yang sudah terlanjur dicetak menjadi tak terpakai, namun harus tetap dibayar. Jelas ini pemborosan anggaran namanya," tegasnya.

    Dijelaskannya, ada beberapa poin  yang akan ditanyakan, diantaranya yaitu, apakah pencetakan surat suara itu sudah sesuai dengan  tahapan, apakah proses tendernya sudah sesuai aturan?. "Kalau terbukti tidak sesuai dengan aturan,  ini sama saja merugikan keuangan pemda dan pasti ada konsekuensi hukumnya,"jelas Herry.

    Terpisah Komisioner KPU Provinsi Banten, Syaiful Bahri mengatakan, pihaknya bersama dengan Ketua Panwaslu Kota Tangerang, Takhono dan disaksikan perwakilan dari Polres Metro Tangerang sudah mendatangi percetakan di Semarang dan telah meminta untuk mencetak surat suara dengan gambar lima pasangan calon. Sementara itu, untuk surat suara yang terlanjur dicetak, karena sudah tidak terpakai, pihaknya meminta agar disimpan di percetakan. "Dari hasil perjanjian yang kami buat diatas materai, pihak percetakan berjanji surat suara akan tiba di KPU Kota Tangerang, selambat-lambatnya pada 26 Agustus 2013,"ujarnya.

    Sedangkan ketika ditanya mengenai rencana pemanggilan DPRD Kota Tangerang, Syaiful mengaku pihaknya siap menjelaskan seluruh proses pencetakan surat suara. "Kalau surat suara yang terdahulu, tentunya kami akan minta Ketua demisioner KPU Kota Tangerang, Syafril Elain untuk menjelaskannya kepada DPRD,"pungkasnya. (frm) 


Comments

There are no comments

Comments are disabled after three months

Berita Terkait