Pelaku Pembunuhan Ditangkap Usai Belanja Pakai ATM Korban

Kapolres Tangerang Kota, Kombes Irfing Jaya, saat memperlihatkan sejumlah barang bukti kepada wartawan, Selasa (5/11/2013).(ags)

HT, TANGERANG - Misteri tewasnya Ratna Ningsih (81), seorang nenek renta, warga Perumahan Gading Serpong, Sektor 1B, Blok DF 8/5, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, akhirnya terkuak. Pelaku pembunuhan adalah mantan karyawan freelance pada toko perlengkapan bayi yang biasa mengantarkan pesanan untuk korban.
Kapolres Tangerang Kota, Komisaris Besar (Kombes) Irfing Jaya mengatakan, pihaknya berhasil meringkus seorang pria berinisial F (30), tersangka pelaku pembunuhan terhadap Ratna, ketika yang bersangkutan sedang asik bermain pada sebuah warung internet (warnet) di areal Perumahan Dasana Indah, Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Senin (4/11/2013).

.

"Pelaku berhasil diringkus setelah sebelumnya kami mendapat laporan, ada transaksi yang menggunakan kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) atas nama korban pada sebuah minimarket. Selain itu, pelaku juga sempat terekam kamera CCTV perumahan tersebut," ujar Irfing kepada wartawan, di aula Mapolsek Kelapa Dua, Selasa (5/11/2013).

Irfing mengatakan, pelaku mengenal dan mengetahui kehidupan keseharian korban, sehingga dengan mudah masuk dan menjalankan aksi sadisnya."Kalau dilihat dari motifnya, pelaku sebelumnya memang telah merencanakan aksi pembunuhan ini dan berniat mengambil sejumlah barang berharga milik korban," kata Kapolres.

Menurut Irfing, dari tangan tersangka pihaknya juga turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa, sebilah pisau dapur, satu buah lakban, pakaian korban, prin out rekening Bank Danamon a/n Ratna Ningsih, 1 unit sepeda motor merek Honda Karisma warna Hitam B 6675 NAE dan 1 buah helm merek KYT. “Tersangka akan dijerat pasal 338 atau 365 ayat (3) atau 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun pidana penjara," tegasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Ratna Ningsih (81) ditemukan tewas, Kamis (24/10/2013) lalu. Korban ditemukan dalam kondisi sangat mengenaskan, dengan tangan terikat lakban serta luka akibat pukulan benda tumpul pada bagian kepala dan kakinya. Kuat dugaan wanita lanjut usia (Lansia) ini tewas dibunuh oleh perampok. Pasalnya saat ditemukan, sejumlah barang berharga milik korban juga hilang.

Jenazah korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB, ketika menantu korban yang bernama Yani, hendak mengantarkan makanan untuk korban. Ketika itu, Yani merasa curiga karena mertuanya tak kunjung keluar dari dalam rumah, meskipun sudah berkali-kali dipanggil.

"Setahu saya, sudah sekitar setahun ini korban tinggal sendirian. Saya juga mendapat laporan bahwa ada warga yang tewas dan langsung melaporkannya ke petugas kepolisian,” kata Bisri, salah satu petugas Satpam di komplek perumahan elit itu.(ags/frm).


Comments

There are no comments

Comments are disabled after three months

Berita Terkait