Rawan Tak Terserap, Kontraktor 5 Pembangunan Sekolah Terancam Diputus Kontrak

Ilustrasi

HT, SETU - Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie berjanji akan menindak kontraktor pembangunan lima sekolah dasar negeri (SDN) di wilayahnya. Pasalnya, mereka ditengarai tidak akan tepat waktu dalam pengerjaannya.
    "Pemkot Tangsel bakal bersikap tegas terhadap kontraktor yang tidak dapat menyelesaikan pekerjaannya tak tepat waktu. Bahkan pihaknya bakal memutus kontrak, jika pekerjaan tak selesai hingga batas waktu yang ditentukan," ungkap Banyamin Davnie, Wakil Walikota Tangsel kepada harian tangerang.com, Minggu (11/11/2013).

    Dia menegaskan, sebelum akhir Desember 2013 nanti, seluruh SDN di KOta Tangsel pembangunan fisuik gedungnya harus rampung, pasalnya satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait anggaran seperti dinas pendapatan pengelolaan keuangan dan aset daerah sudah harus tutup buku.

    Sikap yang diambilnya, kata pria yang akrab disapa Bang Ben itu, lambangnya proses pengerjaan fisik dapat berimbas pada terganggunya penyerapan anggaran. “Anggaran rawan tak terserap jika pengerjaan lamban. Maka itu, kami sudah meminta kepada semua pimpinan SKPD agar terus memonitor pekerjaan dimasing-masing SKPD. Setiap pekan harus ada laporan,” imbuhnya. (one/aen).


Comments

There are no comments

Comments are disabled after three months

Berita Terkait