TRAINS Laporkan Tangcity Mall ke Polisi TangCity Mall Diduga Langgar Aturan Lalu Lintas

Tangcity Mall salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Kota Tangerang yang dilaporkan oleh TRAINS terkait UU Lalulintas

T, KOTA TANGERANG- Tangerang Raya Institute (TRAINS) yang bergerak dalam studi kajian dan Informasi Gerakan se- Tangerang Raya melaporkan manajemen Tangerang City Mall ke Polres Metro Tangerang, terkait dugaan pelanggaran UU Lalulintas.
Berdasarkan kajian yang telah dilakukan TRAINS di lapangan, telah terjadi tindak pidana Pelanggaran terhadap UU Nomor 22 tahun 2009 Tentang Lalu Lintas yang dilakukan oleh Management TangCity Mall.

Biro Hukum TRAINS Syukron Nur menyatakan, TRAINS  mengajukan permohonan bantuan penyelidikan terhadap pelanggaran lalu lintas yang dilakukan Management TangCity Mall. “Peran serta masyarakat dalam proses penyusunan kebijakan, pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan, penanganan kecelakaan, dan pelaporan atas peristiwa yang terkait dengan lalu lintas dan angkutan jalan mutlak dilakukan,”ujar Sykuron kepada hariantangerang.com, Selasa (14/01/2014).

Syukron menambahkan, bahwa lalu lintas dan angkutan jalan mempunyai peran strategis dalam mendukung pembangunan dan integrasi nasional sebagai bagian dari upaya memajukan kesejahteraan umum. "Berdasarkan ketentuan Undang-Undang diatas, sangat jelas dan terbukti bahwa Management Tangerang City Mall telah dengan nyata dan sengaja melakukan pelanggaran tindak pidana yang sangat merugikan masyarakat, pengguna jalan dan akibat pelanggaran tersebut telah dilaporkan ke Polres Metro Tangerang, karena terjadi kemacetan yang mengganggu kelancaran lalu lintas dan bisa diancam pidana sebagai mana pasal 274 dan 275 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan," jelasnya.

Syukron menambahkan, dengan adanya temuan dan pelanggaran ini, TRAINS meminta kepada para pihak yang berwenang untuk melakukan penertiban dan penindakan terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh Management Tangerang City Mall. "Kami minta agar polisi berindak tegas, jangan ada pembedaan dengan masyarakat lain dalam menerapkan hukum," katanya. (eka)


Comments

There are no comments

Comments are disabled after three months

Berita Terkait