21/01/2014 19:07   Kota Tangerang     kota tangerang   tangcity mall   trains    
     

TRAINS Akan Laporkan Soal U-trun TangCity ke Polda dan Mabes Polri


HT, KOTA TANGERANG– Tangerang Raya Institute (TRAINS) terus melakukan gerakan advokasinya dalam menindaklanjuti pelanggaran Undang-Undang Lalulintas yang dilakukan oleh pihak pengelola TangCity Mall ke Polda Metro Jaya dan Mabes Polri.
Lambatnya tindakan yang diambil oleh Polres Metro Tangerang maupun Dishub 

Kota Tangerang sebagai instansi terkait membuat gerah TRAINS, sehingga 

mengambil langkah dengan memajukan laporannya sampai ke tingkat pusat. 

“Kami belum melihat adanya tindakan konkret yang diambil, sampai saat ini 

keterangan yang kami terima masih dalam proses penyidikan dan mediasi,” kata 

Syukron Biro Hukum TRAINS kepada hariantangerang.com Selasa (21/01/2014)

Syukron menambahkan, TRAIN menilai semua aparat penegak hukum dalam hal ini 

Polres Metro Tangerang dan Dishub Kota Tangerang menyadari adanya 

pelanggaran lalu lintas, tapi tidak juga mengambil tindakkan tegas. "Mungkin 

terlalu banyak intrik sehingga masalah ini tidak dapat diselesaikan bahkan 

oleh pengatur regulasi dan penegak hukum sekalipun," katanya.

Berdasarkan informasi yang didapat TRAINS tambah Syukron, pihak Dishub Kota 

Tangerang pernah mengeluarkan statement akan menutup U-turn tersebut sejak 

enam bulan yang lalu, namun sampai sekarang belum ada realisasinya, "Bahkan 

yang ada jalan malah diperlebar menggunakan anggaran TangCity sehingga 

banyak kendaraan malah parkir disana. Itulah mengapa kami menaikan perkara 

ini sampai tingkat pusat, mungkin jalan ini akan lebih solutif,” kata 

Syukron. 

Sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Ivan Yudianto menyatakan, 

pihaknya akan mengambil langkah penyelesaian terkait persoalan U-trun 

tersebut. "Nanti akan kita carikan solusi, terkait masalah ini," katanya.

(eka/can)



21/01/2014 19:07   Kota Tangerang     kota tangerang   tangcity mall   trains    
     

Comments

There are no comments

Comments are disabled after three months

Berita Terkait