Selama Pebruari 2014 BC Soetta Gagalkan Narkotika Senilai Rp 10 M


HT,BANDARA-Kerjasama antara kantor Bea Cukai Medan dan Soekarno Hatta mampu menggagalkan 4 kasus narkoba, dengan total 7.654,4 gram bruto Methamphetamine.
"Nilainya diperkirakan mencapai Rp10.227.320.000," kata Humas Bandara Soekano-Hatta,  M Sigit kepada hariantangerang.com, Jumat,(28/02/2014). 

Barang haram itu, kata Sigit juga  berpotensi merusak lebih dari 48.482 generasi muda. "Total 4 kejadian itu selama Pebruari 2014," ucapnya

Menurut Sigit, upaya penggagalan itu terjadi pada kasus pertama, 

penyelundupan narkotika nomor : pers-06/bc.8/2014 denggan total berat 7,6 kg. Pada hari kamis (20/02/2014). Lalu, kasus kedua 2 pada Jumat (21/02/2014) pkl 11:00 WIB, ketiga, Untuk kasus ke 3 pada hari kamis (20/02/2013) dan keempat, pada Senin (24/02/2013) pukul 23:00. "Hal yang menarik bahwa ketiga kasus tersebut menggunakan modus yang sama yaitu di sembunyikan si dalam alat pijat elejtronik,walaupun dimasukan melalui 2 kota yang berbeda jakarta dan medan," imbuhnya

Lebih jauh Sigit menjelaskan pada untuk kasus pertama, dua dan tiga, Dalam kasus pertama ini di ketahui kedapatan paket berisi 2 alat pijat kaki elektronik,1 alat pijat punggung dan beberapa pasang sepatu anak anak."Di dalam 2 alat pijat elektronik itu di temukan kemasan berisi kristal bening yang di duga Methaphetamine dengan berat 2.098 gram dengan pelaku WNI berinisial SK (30) dan 2 laki laki WNI berinisial AQ (39) dan AR (33),"katanyanya

Pada kasus 2 pada hari Jumat (21/02/2014) pkl 11:00 WIB berdasarkan hasil analisa ada pengiriman kembali dari Hongkong atas nama penerima yang sama dengan kasus pertama," Dalam pemeriksaan kembali kedapatan 1 alat pijat kaki elektronik yang berisi kristal bening methamphetamine 1.168 gram dengan pelaku yang sama dengan kasus pertama,"tambahnya.

Untuk kasus ke 3 pada hari kamis (20/02/2013) berdasarkan hasil image mesin X-ray terhadap barang kiriman dari Hongkong via Malaysia yang di bawa oleh Pesawat Air Asia Ak-1350 tim CNT kantor pengawasan dan pelayanan bea cukai medan mencurigai isi barang kiriman tersebut sejumlah 1 kilo,dari pemeriksaan tersebut kedapatan 2 alat pijat elektronik yg masing masing berisi 3 bungkus kristal bening (methamphetamine) kurang lebih 2.096,4 gram. Tersangka dari WNI dengan inisial MA (31) dan WI (24) dan di bantu seorang laki laki yg berinisial ZL.

Kasus ke 4 pada hari senin (24/02/2013) pukul 23:00 tim customs tastical unit (ctu) KPPBC tipe madya pabean soekarno hatta mencuriga seorang warga Hongkong yang berinisial MM(37) eks penumpang penumpang pesawat airlines (MF-867) rute Xiamen-jakarta yang mendarat di terminal 2 di duga membawa barang narkotika berupa kristal bening sejumlah 1.292 gram bruto. 

Ancaman keempat kasus tersebut terhadap tersangka di jerat dengan anacaman hukuman sesuai UU No.35 tahun 2009 tentang narkotika tanggal 12 oktober 2009 merupakan kategori narkotika golongan I,penyelundupan narkotika golongan I ke indonesia adalah pengancaman pidana sesuai pasal 113 ayat 1 dan 2 UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana paling lama 15 tahun penjara dan pidana denda paling banyak 10 miliar,"tutpnya (Njb/ek)


konsultasi/cede-l.jpg
Juandyra Law Firm Masterchef - Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.


Comments

There are no comments

Comments are disabled after three months

Berita Terkait