Nikmatnya Roti Bakar Toblerone Keju Hanya di Keibar

ilustrasi

HT,PAMULANG-Trend kuliner roti bakar kini terus menjamur hingga ke pelosok daerah. Jajanan ini sebernya, bukan panganan berat.
Meski roti bagi orang asing menjadi makanan pokok. Namun roti di Indonesia masih dianggap jajanan biasa.

Di Sekitar Pamulang, ada roti bakar yang cukup dikenal masyarakat, terutama pelajar dan mahasiswa. Begitu disebut roti bakar "Kedai Keibar", langsung orang ingat sebuah ruko tempat mangkalnya anak ABG, Jalan Raya Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan. Tepatnya persis di depan salah satu Bank BUMN. 

Roti bakar Keibar berdiri pada september 2013 lalu, belum genap setahun. Namun konsumennya cukup lumayan. Adalah Vabel Primadana, putra pemilik "Keibar" menceritakan bagaimana awal mula terjun menggeluti bisnis kuliner ini. "Dulu, saya sering kongkow di tempat roti bakar Edi di Jalan Fatmawati, soalnya harganya pas sama kantong anak kuliah seperti saya," sambung sambil tertawa.

Menu andalan Keibar, sambung Vabel, ada beberapa yang menjadi unggulan dan berbeda dengan roti bakar lainnya. "Roti bakar toblerone keju oreo almond, mamidas goreng gila telur smokedbeef, dan untuk minuman ada iced greentea latte," 

Soal harga tidak perlu khawatir, Keibar sangat ramah di kantong semua kalangan, khususnya pelajar dan mahasiswa."Untuk harga kita patok mulai Rp7.000-Rp20.000 tergantung topingnya mas,tapi rata rata harganya Rp10.000 sampai Rp12.000," ujarnya

Kedai Keibar biasanya ramai saat jam pulang kantor, Apalagi Weekend. "Setiap jam pulang kantor pasti pengunjung ramai, apalagi jika hari libur sabtu dan minggu pasti ramai dengan pengunjung utamanya anak muda,"ujarnya

Untuk jam operasional, Keibar buka setiap hari mulai pukul 4 sore sampai malam."Alasannya, buka sore,karena bertepatan dengan lalin yang padat,  jadi baru buka sebentar sudah ramai," tuturnya sambil tertawa kepada wartawan hariantangerang.com 

Alumnus  Indonesia Banking School ini mengaku sudah sejak dari bangku kuliah menggeluti  dunia bisnis. "Sejak kuliah saya sudah mulai usaha jual box motor, setelah 6 bulan ada masalah serius,  jadi saya lebih memilih beralih ke kuliner," ujar menceritakan masa lalu.

Modal awal mendirikan Keibar saat itu, kata Vabel, dulu sekitar Rp14 jutaan. "Duitnya di dapat dari tabungan usaha saya jual box dan di bantu pacar juga," kata vabel

Menyinggung soal omset Keibar,  pria ini tak mengumbar rahasia pribadinya dan hanya mengatakan masih perlu kerja keras. "Yang penting serius usaha mas,insyaallah rezeki mengikuti," 

Sebelum menggeluti full kuliner ini, Vabel mengaku pernah  usaha aksesoris kendaraan roda dua yaitu box motor dan lampu LED motor. Namun dirinya memang memang lebih cocok ke kuliner ketimbang bisnis box motor. "Awalnya saya usaha jual box dan lampu led motor, tapi karena SDM yang tidak mumpuni akhirnya saya beralih ke kuliner," 

Vabel juga bercerita pernah ada tawaran untuk menjadi karyawan salah satu bank tapi dia menolaknya."Dulu pernah ada tawaran untuk bekerja di salah satu bank setelah lulus kuliah,tapi saya tolak dan saya punya tekad kuat untuk buka usaha," pungkasnya. (uza/ek)


Comments

There are no comments

Comments are disabled after three months

Berita Terkait