Udang Jadi komoditas Unggulan Ekspor


HT, SERPONG-Perdagangan Bebas di level ASEAN akan segera dimulai pada 2015. Perikanan Budidaya sebagai penopang pertumbuhan ekonomi nasional harus mulai mempersiapkan diri.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah mempersiapkan udang sebagai salah satu komoditas unggulan ekspor Indonesia, untuk mampu bersaing di pasar global melalui komoditas unggul Udang Vaname Nusantara–1 (VN-1). “Udang VN-1 akan menjadikan Indonesia tidak tergantung lagi dari benih atau induk udang impor, bahkan kita harus mampu mengekspor udang VN-1 ke negara ASEAN lainnya," kata  Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto,  Senin (16/02/2014)

Slamet menambahkan sebagai negara produsen udang yang bebas dari Early Mortality Syndrome (EMS) dan bebas residu, Indonesia memiliki peluang untuk meningkatkan produksi dengan terus menggunakan produk dalam negeri, tidak tergantung produk luar negeri, karena udang kita lebih sehat dan lebih aman dibandingkan udang dari negara lain,”ungkapnya

Slamet menambahkan bahwa untuk memenuhi target produksi udang pada 2014 sebanyak 699 ribu ton, perlu didukung ketersediaan benih bermutu dan induk udang unggul untuk menjamin keberhasilan budidaya udang yang sedang digalakkan. “Udang VN-1 adalah salah satu solusinya. Udang ini merupakan produk asli dalam negeri yang siap menjadi tuan rumah di negeri sendiri karena mampu bersaing dengan produk impor,"tandasnya.

Dipaparkannya, Udang VN-1 saat ini telah berhasil dikembangkan melalui uji coba budidaya skala intensif dan cukup berhasil. Dengan padat tebar 100 ekor/m2, SR 85 % dan dibudidayakan selama 100 hari, mampu menghasilkan 20 ton udang /ha dengan ukuran panen 48 ekor/kg. “Ini membuktikan  udang VN-1 yang sebelumnya hanya dibudidayakan secara tradisional atau semi intensif, mampu dibudidayakan secara intensif dengan tingkat keberhasilan yang cukup tinggi,” tutupnya. (win/ek)



Comments

There are no comments

Comments are disabled after three months

Berita Terkait