Soal CPNS Siluman Pejabat Pemkab Tangerang Dilaporkan ke Mabes Polri


HT, JAKARTA-Banyaknya CPNS K2 siluman yang lolos dalam seleksi rekrutmen di Kabupaten Tangerang mengindikasikan adanya dugaan suap dan keterlibatan pejabat.
"Kami minta Bareskrim Mabes Polri mengusut kasus ini yang diduga melibatkan beberapa pejabat tinggi di daerah," kata Febri Hendri dari Indonesia Corrupstion Watch (ICW) selaku koordinator Konsorsium LSM Pemantau CPNS (KLPC).

ICW bersama Komite Rakyat Pemberantasan Korupsi (KRPK) Blitar yang bergabung dalam Konsorsium LSM Pemantau CPNS (KLPC), melaporkan dugaan korupsi rekrutmen CPNS 2013 kepada Bareskrim Mabes Polri. "Tidak hanya Kabupaten Tangerang yang kita laporkan. Namun juga Blitar, Buton Utara, Tobasa, Tasikmalaya dan Garut," ungkapnya.

Dari enam kabupaten itu, kata Febri lagfi, pihaknya sudah menyerahkan 1.226 daftar nama honorer K2 siluman yang lolos dalam rekrutmen CPNS pada 2013 lalu. Selain itu diserahkan juga nama pejabat yang diduga terlibat beserta bukti transaksi suap atau pemerasan.

Menurut Febri, dari hasil temuan ICW dan KRPK ternyata nilai transaksi suap atau dugaan pemerasan mencapai Rp 80 juta-120 juta per orang.

"Karena kami yakin berdasarkan data yang kami miliki proses rekrutmen CPNS 2013 terutama untuk jalur K2 sarat dengan kecurangan dan korupsi yang masif dan sistematis di seluruh Indonesia," bebernya.

Menurut Febri, pihaknya sudah mendapat respon positif dari kepolisian. Laporannya diterima Wadir Tipikor Bareskrim Ahmad Wiyagus dan berjanji akan menindaklanjuti laporan korupsi tersebut. (ek)


Comments

There are no comments

Comments are disabled after three months

Berita Terkait