Tata Motor Garap Angkot Tangerang


HT, JAKARTA--PT Tata Motor Distribusi Indonesia (TMDI), pemain baru dalam otomotif di Indonesia tampaknya sangat serius merebut pasar di nusantara. Saat ini Tata Motor mulai masuk Tangerang untuk memasarkan angkutan umum.
Sebenarnya sudah ada permintaan peremajaan angkutan umum sebanyak 200-300 unit. Namun, saat ini masih dalam proses pengajuan ke pinjaman alias leasing.

Keseriusan Tata Motor ini terlihat dari rencana penambahan 15 dealer lagi hingga 2015 dengan kesiapan dana  Rp 300 miliar-Rp 450 miliar.  Adapun biaya investasi untuk membangun satu dealer antara Rp 20 miliar - Rp 30 miliar. "Ada yang dibangun sendiri tetapi ada juga yang sudah berbentuk bangunan dan perlu direnovasi," kata President Director TMDI, Bismadev Sengupta Selasa, (11/3/2014).

Menurrut Bismadev, tak cuma tambah dealer, produsen otomotif  India ini berupaya menambah sekitar 10 produk baru,  dari kategori bus, truk, pickup, mobil penumpang dan mobil alat berat di pasar Indonesia. Untuk sementara ini Tata Motors baru menampilkan enam merek dari enam kategori.  "Tahun ini target kami bisa menjadi Top 16 dan lima tahun ke depan kami menargetkan menjadi Top 10," ungkapnya.

Sejak meluncur September hingga Februari kemarin, perusahaan mencatatkan penjualan 189 unit. Dalam kurun hampir enam bulan tersebut dia menyebutkan Tata Motors masuk 20 besar perusahaan dengan penjualan terbesar diantara 39 merek yang tercatat di Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).

Data Gaikindo terbaru menunjukkan  Januari 2014, penjualan Tata Motors memang masuk peringkat ke-20 bersama dengan merek Audi , merek yang dipegang oleh PT Garuda Mataram Motors. Kedua merek ini sama-sama mencatatkan penjualan 28 unit.

Selain itu, membangun Tata Certify Workshop atau TCW yang berfungsi menyediakan layanan dan penjualan suku cadang. Sejauh ini sudah ada 10 TCW. Hingga akhir Maret 2015 nanti, perusahaan menarget bakal menambah 30 TCW. Jadi total diharapkan menjadi 40 TCW. Juga menggarap bisnis angkutan umum. 

Menurut Bismadev, pangsa pasar mobil Indonesia tak cuma  Jakarta dan kota besar. Banyak daerah pedesaan yang membutuh transportasi dengan harga murah. "Angkutan umum adalah pangsa pasar yang besar dan akan terus tumbuh," imbuhnya. (ek)


Comments

There are no comments

Comments are disabled after three months

Berita Terkait