27/05/2014 18:11   Properti     bergeser   ke tangerang   pasar perkantoran   prospektif    
     

Pasar Perkantoran Bergeser ke Tangerang


HT,SERPONG-Segmen pasar perkantoran di Kawasan Serpong terus tumbuh guna menghindari Jakarta. Apalagi beberapa perusahaan yang beroperasi dan membuka pabrik di Tangerang, memiliki kantor di ruko-ruko.
"Jadi, peluang perkantoran bertingkat tinggi sangat terbuka lebar," Kata Associate Director Research Colliers International Indonesia, Ferry Salanto kepada wartawan, Selasa, (26/05/2014),

Lebih jauh kata Ferry, tingginya harga sewa ruang kantor di central business district (CBD) Jakarta, membuka peluang kawasan barat-selatan, khususnya Serpong Kota Tangerang Selatan, Banten menjadi incaran berikutnya setelah koridor TB Simatupang. "Perkantoran merupakan salah satu sektor yang akan berkembang, kemudian apartemen dan juga pusat perbelanjaan," ujarnya

Saat ini, katanya, harga sewa ruang kantor di CBD Jakarta telah menembus angka US$30 hingga US$45 per meter persegi. Sementara perkantoran yang dipatok dalam harga sewa Rupiah, mencapai angka rerata Rp 350.000 per meter persegi.

Demikian halnya ruang perkantoran di koridor Kawasan TB Simatupang yang berada pada posisi 20 dollar AS hingga 25 dollar AS per meter persegi.

 

Beberapa pengembang memanfaatkan momentum ini dengan membangun gedung perkantoran atau mengalokasikan lahannya sebagai zonasi khusus komersial. "Sebut saja PT Merdeka Ronov yang membesut gedung perkantoran The Associate dalam proyek terpadu Intermark," paparnya.

 

Demikian halnya dengan PT Bumi Serpong Damai Tbk yang mengalokasikan lahan khusus untuk perkantoran berkonsep built to suit setelah sukses dengan Green Office Park.

Selain itu, mereka juga berhasil menggandeng beberapa perusahaan raksasa berkantor di BSD City, macam Unilever, dan Trakindo.

 

Selain perkantoran, bisnis lain yang punya masa depan cerah adalah apartemen. Harga lahan yang terus merangkak naik, dan tingginya kebutuhan hunian juga merupakan peluang yang dapat menciptakan profit center baru.

 

Proyek apartemen yang saat ini tengah dikerjakan adalah The Brooklyn, Silkwood Residence, Kubika Homy, dan Intermark. Harga jual dipatok berkisar antara Rp 10 juta hingga Rp 16 juta per meter persegi. "Populasi yang sudah terbentuk lama dalam jumlah besar tentu menderivasi kebutuhan pusat belanja. Penghuni perumahan adalah ceruk pasar bagi properti jenis pusat belanja atau ruang ritel lainnya," imbuhnya

 

Jumlah pusat belanja di Serpong saat ini mendominasi komposisi di seluruh Tangerang. Terdapat The Breeze, Teras Kota, Plaza BSD, WTC Matahari, CBD Serpong, Alam Sutera Mal, Living World, dan Summarecon Mall Serpong. (fer/ek)

 


27/05/2014 18:11   Properti     bergeser   ke tangerang   pasar perkantoran   prospektif    
     

Comments

There are no comments

Comments are disabled after three months