27/06/2014 00:02   Kota Tangerang     tangerang   unis    
     

UNIS Tangerang Gelar Tablig Akbar


HT, KOTA TANGERANG-Menjelang datangnya bulan Puasa Ramadhan 1435 H yang tinggal hitungan hari ke depan, BEM FISIP UNIS Tangerang menyelenggarakan Tabligh dan Dzikir Akbar.
Acara ini digelar bekerjasama dengan HMI Cabang Tangerang, BEM FAI UNIS, UKM Seni dan Budaya UNIS dengan pembicara Ustadz Moh. Djamhar Abdul Karim pimpinan Majlis Ta'lim dan Talqin Danqow (Dal, Nun, Qof dan Wau).

Ginanjar Wardhana, ketua BEM FISIP yang sering disapa Igin mengatakan dalam sambutannya bahwa bulan ramadhan merupakan bulan yang mulia/pilihan diantara beberapa bulana. "Di dalamnya ada suatu malam yang pahala beribadah pada malam tersebut sama dengan beribadah selama 83 tahun 4 bulan atau sering dikenal dengan kata lain Malam Lailatu Qadar," katanya kepada hariantangerang.com Kamis (26/06/2014).

Acara ini bertempat di Aula Kampus UNIS Tangerang, Kamis malam hari Tabligh Akbar ini dibuka oleh Bapak Ketua DKM Masjid Al-Mudzakkirin UNIS Tangerang, Nanan Sudjana, Drs M.Si dan Ketua BEM FISIP UNIS Tangerang.

Peserta yang hadir sekitar 200 orang yang berasal dari mahasiswa, masyarakat di sekitar kampus UNIS Tangerang dan dihadiri pula oleh Setda Kota Tangerang Drs. H. Moh. Adli.

Sementara itu Ketua BEM FAI menambahkan pula saat ditanya oleh wartawan hariantangerang.com apa salah satu amalan yang kita lakukan pada bulan Ramadhan, dia menjawab pada bulan Ramadhan ini patutnya bertazkiyah (Menyucikan) hati-hati kita dari noda dosa dan maksiat.

"Mulai sekarang kita membiasakan melakukan amalan-amalan bulan ramadhan, hati-hati kita telah siap melaksanakan amalan-amalan tersebut dan hati kita jauh dari rasa berat mendengarkan bacaan

Al Qur’an pada shalat Tarawih yang panjang, mata kita tidak lelah untuk melaksanakan shalat lail sehingga dengan demikian kita

dapat merasakan lesatnya beribadah kepada Allah azza wa jalla," paparnya. (*/can)


27/06/2014 00:02   Kota Tangerang     tangerang   unis    
     

Comments

There are no comments

Comments are disabled after three months

Berita Terkait