29/08/2014 09:19   Kota Tangerang     dari pajak   pembangunan    
     

Pajak Harus Dikembalikan Dalam Bentuk Pembangunan

Walikota Tangerang Arief R Wimansyah

HT, KOTA TANGERANG-Walikota Tangerang, H. Arief R Wismansyah berencana akan menerapkan satu identitas atau single Nomer Pokok Wajib Pajak Daerah (NPWPD) dalam pengurusan pajak daerah.
 Hal ini bertujuan untuk efisiensi pelayanan pengurusan pembayaran pajak daerah.

Hal tersebut disampaikan Walikota saat memberikan sambutan pada Pembahasan Rancangan Peraturan Walikota (Perwal) tentang Perubahan Perwal No. 30 tahun 2011, di Hotel Sol Marina Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (28/08/2014).

"Cukup dengan satu ID, pengusaha bisa membayar berbagai pajak usahanya," Jelasnya.

Ditambahkannya, seiring dengan perkembangan jaman, pemerintah dituntut untuk bisa memberikan pelayan yang efektif dan efisien. Sehingga mau tidak mau sistem pelayanan harus customer based, dan berorientasi pada penyediaan layanan yang mudah, cepat dan murah.

"Kalau perlu wajib pajak isi formulirnya bisa lewat internet, jadi tidak perlu bolak-balik lagi," paparnya.

Selain itu, Walikota juga mengharapkan agar pemungutan pajak daerah bukan semata-mata bertujuan untuk mengejar target PAD, tapi lebih ke arah bagaimana membangun komunikasi kepada masyarakat bahwa pajak yang mereka bayarkan bisa kembali ke masyarakat dalam bentuk berbagai pelayanan yang disediakan pemkot, seperti jalan atau pelayanan pendidikan.

Walikota juga menghimbau agar Dinas Pengelolaan Keuangan selaku leading sektor pemungutan pajak daerah bisa lebih inovatif dalam usaha meningkatkan pendapatan daerah. Seperti dengan revitalisasi aset-aset daerah yang masih belum tergali maksimal. Walikota mencontohkan Situ Cipondoh atau Situ lain yang telah dilimpahkan pengolaannya kepada pemkot seharusnya bisa dikembangkan menjadi sentra wisata yang menarik, yang juga dilengkapi dengan pusat kerajinan atau jajanan khas Kota Tangerang. Sehingga selain bisa menambah pendapatan daerah juga bisa mengembangkan ekonomi kreatif di Tangerang.(*/can)


29/08/2014 09:19   Kota Tangerang     dari pajak   pembangunan    
     

Comments

There are no comments

Comments are disabled after three months

Berita Terkait