07/11/2014 07:05   Sport     dejan antonic   pelatih   timnas u-19    
     

Kontrak Indra Sjafri Tak Diperpanjang PSSI Dejan Antonic Kandidat Kuat Pelatih Timnas U-19

Dejan Antonic

HT, JAKARTA - Nama pelatih Pelita Bandung Raya, Dejan Antonic, santer disebut-sebut sebagai kandidat kuat pelatih Timnas U-19 menggantikan posisi Indra Sjafri yang tak diperpanjang kontraknya oleh PSSI.
Wakil Ketua Umum PSSI La Nyalla Mahmud Mattalitti, sebelumnya sudah menyatakan dan memberi sinyal akan merekrut pelatih asing guna mengisi kekosongan kursi pelatih Timnas U-19. Salah satu nama yang santer terdengar yaitu Dejan Antonic. 

    Namun hingga kini PSSI belum juga menetapkan siapa sosok pelatih yang akan menggantikan posisi Indra Sjafri. Padahal, agenda utama Timnas U-19 sudah dekat, yaitu mempertahankan gelar dalam ajang Piala AFF U-19 di Jawa Timur 2015 mendatang. 

    Saat dimintai komentarnya terkait kabar tersebut, Dejan mengaku sangat terhormat dan siap jika dipercaya untuk melatih Timnas U-19. "Ya, saya dengar soal gosip itu. Bagi saya, itu adalah sebuah kehormatan. Saya siap 110 persen, kalau diberi kesempatan dan dipercaya mengambil alih tim dari Indra Sjafri," kata Dejan di Jakarta, Kamis (6/11/2014). 

    Begitupun ketika diminta untuk memilih antara klub dan timnas U-19, Dejan dengan tegas akan memilih menukangi timnas. 

 "Saya akan pilih timnas U-19, karena akan menjadi penghargaan yang besar buat saya melanjutkan kerja dari Indra Sjafri. Saya juga suka kerja sama dengan pemain muda dan saya pikir saya bisa bantu timnas. Saya ada pengalaman dengan timnas Hong Kong. Saya ada hormat untuk sepakbola Indonesia," tuturnya.

    Untuk diketahui sebelumnya, pelatih asal Serbia itu baru akan menentukan pilihannya dalam sepuluh hari ke depan. Dejan mengutarakan bahwa saat ini prioritas utamanya yaitu tetap bertahan di PBR, namun ada pula klub lainnya di Indonesia Super League (ISL) salah satunya Persija Jakarta. (net/frm)


07/11/2014 07:05   Sport     dejan antonic   pelatih   timnas u-19    
     

Comments

There are no comments

Comments are disabled after three months

Berita Terkait