Omzet 12 M, Beras Riso Dijual Ke Pasar Jabodetabek


HT, KOSAMBI - Beras campuran bahan kimia berbahaya dijual di wilayah ke sejumlah pasar modern di Jabodetabek dengan harga beragam. Pengoplosan yang sudah berjalan sekitar 2 tahun ini omzetnya mencapai sekitar Rp 12 miliar.
"Harga beras yang sudah dicampur bahan kimia berbahaya ini kemudian dijual tersangka G dengan harga tinggi, mencapai 100 % dari harga beras non organik di pasaran. "Beras merk Burung Dara yang sudah dioplos dan berganti merk menjadi Riso, dijual sebesar Rp 31.600/kg. Padahal sebelum dioplos harganya sebesar Rp 11.400/kg," ujar Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Mujiono.

Beras Riso yang mengandung bahan kimia berbahaya ini dijual dengan berbagai jenis. Harga jual juga berbeda-beda. Seperti Super Pandan Wangi 10 liter Rp 229 ribu, jenis super long grain 10 liter Rp 270 ribu, super ramos setra 10 liter Rp 280 ribu, Ratu Ayu Brand 10 liter Rp 260 ribu, beras Riso Soil Organik free sugar ukuran 5 liter Rp 60 ribu dan beras Riso Soil organik free sugar ukuran 2 liter Rp 40 ribu.

Mujiono juga menjamin, beras merk Riso yang dijual di pasaran adalah beras organik palsu. "Beras itu oplosan dengan kimia berbahaya. Merk Riso juga tidak terdaftar di BPOM," ungkapnya. (btr)


Comments

There are no comments

Comments are disabled after three months

Berita Terkait