21-22 Desember, KONI Kota Tangerang Gelar Musorkot

Panitia Penjaringan Ketua KONI Kota Tangerang saat jumpa pers.(ali)

HT, TANGERANG - Komite Olahraga Indonesia (KONI) Kota Tangerang menggelar pemilihan ketua baru untuk periode 2015-2018 dalam Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) Tangerang pada 21-22 Desember 2015 mendatang.
Ketua Penjaringan Calon Ketua KONI Kota Tangerang Warta Ginting, mengatakan, pemilihan ketua dilakukan karena berakhirnya masa jabatan Ketua KONI yang saat ini dipimpin Dasep Sediana. Dimana dalam pendaftaran calon ketua tersebut dilakukan pada tanggal 14-17 Desember 2015 mendatang.

"Syarat untuk mencalonkan diri minimal pernah menjadi pengurus cabang olahraga (Cabor) atau KONI dan harus membawa SK tersebut untuk pembuktian. Selain itu, tidak boleh menjabat salah satu pengurus cabor tingkat kota atau provinsi untuk menghindari adanya anak emas atau anak tiri dari cabor tersebut," katanya.

Menurutnya, setelah melakukan penjaringan, pihaknya juga akan melakukan verifikasi terhadap administrasi pendaftaran pada 18 Desember. Para pendaftar yang syaratnya telah lengkap akan ditetapkan sebagai Calon Ketua KONI berdasarkan atas pemilihan yang dilakukan secara voting pada 21-22 Desember.

"Voting sendiri akan dilakukan anggota dari cabor dan badan fungsional yang memiliki suara sah. dimana para calon minimal harus mendapat hak suara sah sebanyak 30 persen agar dapat  bisa terpilih," katanya.

Sementara itu, Ketua III KONI Kota Tangerang Hosbeni Gonzala, mengatakan, adapun jumlah anggota dari cabor secara keseluruhan terdapat sebanyak 40 peserta. Sedangkan untuk badan fungsional terdapat  tiga, yakni Olahraga Pelajar, Olahraga Penyandang Cacat dan Olahraga Wartawan.

"Jadi jumlahnya 43. Namun kita akan verifikasi ulang, mana saja yang memiliki hak suara. Jadi bisa saja jumlahnya berkurang," katanya.

Ditanya mengenai adakah tes urine bagi peserta yang akan mencalonkan diri sebagai Ketua KONI Kota Tangerang, lantaran adanya kasus narkoba yang menjerat Ketua KONI sebelumnya, dirinya mengaku tes tersebut tidak ada. Lantaran terbentur dengan aturan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). 

"Kita sebenarnya sudah berfikir kesana, bagaimana memberikan syarat untuk meyakinkan calon ketua tidak terlibat narkoba. Cuma problemnya surat dan kriteria itu harus dibahas satu tahun sebelumnya. Itu yang menjadi kelemahan kita," pungkasnya. (ali)


Comments

There are no comments

Comments are disabled after three months

Berita Terkait