Target Investasi Tangsel Naik 15 % Dinilai Tidak Masuk


HT, CIPTIM - Target investasi Pemkot Tangsel sebesar 15 persen pada 2016 ini dinilai tidak masuk akal. Lantaran perekonomian Indonesia masih dalam pelambatan, dan suku bunga BI masih diangka 7,50 % dan suku bunga kredit perbankan diatas 11%.

Dengan kondisi itu, menurut Peneliti dari Pusat Studi Desentralisasi dan Otonomi Daerah (PSDOD) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Ahmad Dahlan, Pitri Yandri, akan membuat investor berpikir ulang untuk berinvestasi besar.

 

"Dampak ekonomi yang melambat mengakibatkan investasi bidang properti juga melambat. Sejumlah pengembang properti di Tangsel saja melakukan pembatalan investasi," ujarnya.

Dijelaskannya, perusahaan investasi di Tangsel juga dinilai akan mengurangi produksi. Karena masih melihat kemampuan membeli saat kondisi ekonomi sedang turun.

"Buat apa mereka terus produksi barang atau jasa, jika masyarakat tidak mampu membeli. Sehingga, target Pemkot Tangsel investasi naik 15 persen tahun ini menjadi tidak masuk akal," ungkapnya. (btr)



Comments

There are no comments

Comments are disabled after three months