164 Pejabat Pemkot Tangerang Dimutasi

Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah saat melantik 164 pejabat. (ali)

HT, TANGERANG - Walikota Tangerang Arief R Wismansyah kembali melakukan mutasi terhadap 164 pegawai eselon 2,3 dan 4. Mutasi dilakukan di lapangan Ahmad Yani, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Senin (1/2/2016).

Selain melakukan mutasi terhadap pegawai, Arief juga melantik dua staf ahli yang sebelumnya masih kosong. Kedua staf ahli itu yakni Masyati Zulia, sebagai staf ahli bidang Kemasyarakatan dan SDM, yang sebelumnya ssbagai Sekretaris Bappeda. Dan Asep Suparman sebagai Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik yang sebelumnya sebagai Kabag Organisasi Setda.

"Jangan merasa kecil walau jadi staf, tidak ada yang luar biasa dengan jabatan tinggi. Yang luar biasa adalah jika dengan jabatan tersebut bisa memberikan manfaat kepada masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, PNS Kota Tangerang saat ini sudah sejahtera jika dibandingkan dengan beberapa tahun lalu. "Pegawai harian lepas yang dulu gajinya hanya Rp 80-Rp 100 ribu sebulan, sekarang tidak kurang dari Rp 2 juta. Gaji kurang atau lebih itu relatif tergantung gaya hidup," katanya.

Dikatakannya, mutasi pejabat yang dilakukannya telah sesuai dengan prosedur. Hal itu juga dikatakannya terkait mutasi Sugiharto Subagja, yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), dimutasi menjadi Kepala Bagian Perencanaan Setda dan Pembinaan Kegiatan Pembangunan (BPSPKP).

"Supaya membantu saya secara langsung untuk mengevaluasi pembangunan. Agar pembangunan tahun ini bisa lebih baik dari tahun lalu. Keterlambatan-keterlambatan yang terjadi di tahun lalu bisa diinterasikan di Tangerang Live. Mungkin karena pak Ugi (Sugiharto Subagja-red), lebih lincah. Mudah-mudahan bisa membantu dan bersinegritas bersama dengan OPD yang lain," paparnya.

Ditanya mengenai mutasi yang dilakukan terlalu cepat jika mengacu terhadap UU Aparatur Sipil Negara (ASN), mutasi dilakukan minimal dua tahun. Namun dirinya mengaku mutasi yang dilakukannya tidak masalah.(ali)



Comments

There are no comments

Comments are disabled after three months

Berita Terkait