Pemkot Tangerang Gelar Festival Silat di Lapas Anak


HT, TANGERANG - Dinas Pemuda Olah Raga Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disporparekraf) Kota Tangerang, menggelar Festival Pencak Silat dan Perlombaan Olah Raga Tradisional dan Rekreasi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Anak yang berlokasi dijalan Daan Mogot, Batuceper, Kota Tangerang.

Acara yang diisi oleh Puluhan Peserta yang berasal dari Perguruan Silat se- Jabodetabek tersebut langsung memperlihatkan kemahirannya atraksi bela

diri, Silat Beksi, Seni Tari Sirih Kuning dan Gambang Kromong, Tari Lenggang Cisadane dan sejumlah permainan tradisional khas Indonesia.

Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah mengaku kagum dengan festival yang baru pertama kali digelar tesebut ditambah dengan melihat antusiasme peserta yang kebanyakan berasal dari anak-anak muda.

" Kegiatan yang baru pertama kali digelar ini merupakan salah satu upaya kita untuk melestarikan kearifan lokal, serta mengembangkan potensi budaya dan olahraga tradisional,” katanya saat memberikan

sambutan dalam Festival Silat.

Kepala Dispoparekraf Kota Tangerang, Raden Rina Hernaningsih mengatakan tujuan diadakannya acara ini ialah untuk melestarikan permainan olahraga tradisional, karena seiring dengan adanya perkembangan zaman, anak-anak menjadi lebih jarang memainkan permainan tradisional, karena lebih tertarik

memainkan gadget. Jika hal ini dibiarkan, maka dikhawatirkan permainan tradisional akan punah karena tidak ada lagi yang melestarikannya.

“Program ini akan berhasil, jika generasi muda kita khususnya di Kota Tangerang mau berperan serta aktif dalam upaya pelestariannya. Karena, budaya ini merupakan identitas diri bangsa yang harus dipertahankan serta di lestarikan,” tegasnya.

Dikatakannya, meskipun baru pertama kali diadakan, dirinya mengaku puas dengan tingkat partisipasi masyarakat dalam menyambut festival ini. Hal ini

terbukti dengan hadirnya 48 perguruan silat dari Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangsel, Jakarta, Depok dan Bekasi. Selain itu, ada 30 stan

yang diisi mitra binaan Disporparekraf.

“Juara pada festival ini akan diberikan hadiah, berupa uang pembinaan, trofi, piagam serta kesempatan untuk mewakili Kota Tangerang di tingkat Provinsi dan Nasional,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Festival Silat Tradisional dan Olah Raga Rekreasi ke-1, yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Forum Olah Raga Masyarakat Indonesia (FORMI) Kota Tangerang, Bambang Suwondo mengatakan sangat mendukung kegiatan ini. “Harapannya, kegiatan ini dapat menghidupkan kembali olahraga rekreasi, seni dan budaya tradisional di Kota Tangerang,” harapnya. (adv)



Comments

There are no comments

Comments are disabled after three months

Berita Terkait