Jaminan Kesehatan Warga Miskin, DPRD Segera Sahkan Perda Kesehatan

Ketua DPRD Kota Tangerang, Suparmi didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Tangeran, saat memberikan keterangan pers.(ali)

HT, TANGERANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang hingga saat ini masih melakukan pembahasan terkait Rencana Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif kesehatan tentang jaminan bagi masyarakat tidak mampu.

Ketua DPRD Kota Tangerang, Suparmi mengatakan, rencana pembentukan Perda tersebut perlu dilakukan lantaran hingga saat ini

banyak masyarakat di Kota Tangerang yang belum tercover BPJS.

"Perda inisiatif itu sampai sekarang masih dalam pembahasan, mudah-mudahan di pertengahan Desember 2016 bisa disahkan," ujarnya.

Menurutnya, adapun permasalahan lain seperti pelayanan rawat inap masih banyak ditemukan dengan alasan kamar penuh, ditambah dengan

adanya keluhan dari warga miskin yang belum tercover BPJS.

"Dengan adanya raperda tersebut maka pemerintah dapat menganggarkan sebesar Rp 40 miliar di APBD 2017 dan itu hanya untuk warga yang tidak mampu yang telah terdaftar di Dinas Sosial," paparnya.

Selain itu, kata dia, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang saat ini juga telah memberikan pelayanan seperti ambulance gratis yang saat ini

menjadi prioritas Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah.

"Ambulance gratis ini kita back up dari sisi pembiayaannya dengan petugas yang statusnya masih THL. Dimana petugas itu nantinya akan

bertanggung jawab untuk mencari kamar untuk masyarakat yang membutuhkan," jelasnya.

Sebelumnya, Walikota Tangerang Arief R Wismansyah, mengatakan pandangannya terhadap Raperda inisiatif tentang pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kota Tangerang merupakan prioritas dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang. Dan akan melanjutkan program pelayanan kesehatan bagi masyarakat tidak mampu yang belum terdaftar sebagai

peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

"Saat ini Pemerintah Kota Tangerang telah menganggarkan pembayaran biaya pelayanan kesehatan ke 22 rumah sakit yang bekerjasama dengan Pemerintah Kota Tangerang. Jumlah anggaran yang dialokasikan untuk pembayaran biaya pelayanan kesehatan ke 22 rumah sakit pada tahun anggaran 2016 sebesar Rp 44 milyar," jelasnya seraya menjelaskan iuran JKN bagi penduduk yang kurang mampu dan sudah terdaftar akan ditanggung Pemkot Tangerang.

Saat ini jumlah masyarakat Kota Tangerang yang terdaftar sebagai anggota JKN sebanyak 1.322.024 jiwa atau 61 persen dari total

penduduk Kota Tangerang. Dimana dari 1,3 juta jiwa tersebut tercatat 1.036.889 jiwa sebagai peserta JKN mandiri dan 285.135 menjadi peserta

Penerima Bantuan Mandiri Iuaran (PBI).(adv)



Comments

There are no comments

Comments are disabled after three months

Berita Terkait