Buntut Pembunuhan Wanita Tanpa Identitas di Hotel Flamboyan Disbudpar Kota Tangerang Segera Panggil Pengelola Hotel dan PHRI

Kabid Pariwisata Disbudpar Kota Tangerang, Rizal R.(net)

HT, NEGLASARI - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang segera memanggil seluruh pemilik atau pengelola hotel dan pengurus Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) setempat. Hal itu dilakukan untuk mensosialisasikan penggunaan identitas saat menginap di hotel.

Hal itu dikatakan Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata pada Disbudpar Kota Tangerang, Rizal R kepada hariantangerang.com, di kantornya, Rabu (18/1/2017).

"Saat menginap di hotel, baik hotel kelas melati maupun berbintang, tamu harus menitipkan kartu identitas atau KTP. Aturannya seperti itu dan kita akan sosialisasikan lagi agar para pengelola atau pemilik hotel mengikuti aturan itu," katanya.

Untuk itu, tambahnya, pihaknya dalam waktu dekat ini akan memanggil seluruh pemilik atau pengelola hotel dan pengurus PHRI Kota Tangerang.

"Sehingga kedepannya dapat diketahui identitas orang yang menginap di hotel. Jangan seperti yang terjadi di Hotel Flamboyan, yang diketahui ada pelanggan yang menginap tewas tanpa diketahui identitasnya," jelasnya.

Untuk diketahui, Senin (16/1/2017) siang diketahui wanita tanpa identitas ditemukan tewas di kamar Hotel Flamboyan no E09, Jalan dr Sitanala, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

Berselang sehari kemudian, polisi baru akhirnya berhasil mengungkap identitas wanita malang itu yang diketahui bernama Casriah (35), warga Kecamatan Serpong, Kota Tangsel. Hingga saat ini pihak Polrestro Tangerang masih memburu pelaku pembunuhan yang sudah diketahui identitasnya. (btr)



Comments

There are no comments

Comments are disabled after three months

Berita Terkait