Rekonstruksi Pembantaian Nenek Elih Dibanjiri Warga

Pelaku pembantai Nenek Elih menjalani rekonstruksi.(wah)

HT, SERPONG – Puluhan warga memadati rekonstruksi pembunuhan nenek Elih yang dibantai sekelompok pemuda di Posko Ormas Pancasila di Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (30/8/2017).

Rekonstruksi dilakukan aparat Polres Tangerang Selatan di Jalan Jelupang-Lekong Karya. Enam pelaku yang hadir di lokasi nampak terlihat tegang saat memerankan perannya masing-masing. 

"Ada tiga titik TKP yang dijadikan lokasi rekonstruksi," kata Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Alexander Yurikho usai memimpin anggotanya mereka adegan pembunuhan sadis tersebut.

Alex menjelaskan, rekonstruksi pertama kali di gelar pihaknya di sebuah SPBU kawasan Graha Raya, Kecamatan Serpong Utara. Di lokasi itu tergambarkan para pelaku terlihat telah mempersiapkan senjata tajam.

"Para pelaku sempat mengasah senjata tajam. Ini menandakan para pelaku sudah mempersiapkan diri untuk melukai calon korbannya," terang Alex. 

Rekonstruksi kedua kemudian digelar di sebuah Posko Ormas Pancasila. Dimana ditempat itu nenek Elih tengah tidur di pos tersebut. Sebelum menhabisi nenek 70 tahun, pelaku sempat membangunkan korban, namun pelaku mengira Elih sebagai pria. 

"Usai membantai korbannya gerombolan pelaku kembali melanjutkan konvoi. Mereka bergerak ke arah Lengkong Wetan untuk mencari ormas yang sebelumnya sempat terlibat perselisihan," terangnya Alex.

Di posko tersebut para pelaku langsung merusak bangunan semi permanen milik ormas Pemuda Pancasila. Sebab mereka tidak menemui orang yang dianggap sebagai musuhnya.

"Total adegan yang diperankan sebanyak 28 adegan. Pada adegan ke 16 dan 17 pelaku terlihat menghabisi nyawa korban," pungkasnya. (wah) 

 



Comments

There are no comments

Comments are disabled after three months

Berita Terkait