Sempat Mengalami Penolakan Dari AP II Pasang 20 Tapping Box, Pajak Parkir Bandara Soetta Meningkat Signifikan

Area Parkir Bandara Soekarno Hatta.(net)

HT, BANDARA - Realisasi pajak parkir di Bandara Soetta mengalami peningkatan yang cukup signifikan sejak dipasang sekitar 20 unit tapping box di parkir-parkir tersebut. Padahal pemasangan alat perekam transaksi pada akhir tahun lalu itu, sempat mendapat penolakan dari pihak PT Angkasa Pura (AP) II.

Kepala Bidang Pajak Daerah dan Pendapatan Lainnya pada Dinas Pendapatan Keuangan Daerah (DPKD) Kota Tangerang, Dini, kepada hariantangerang.com, Selasa (5/9/2017), pihaknya akan terus melakukan pengecekan tapping box itu sehingga beroperasi terus tanpa kerusakan.

"20 tapping box itu dipasang sekitar akhir 2016 lalu. Dan sejak dipasang memang pendapatan pajak parkir di Terminal I, II dan III Bandara Soetta mengalami kenaikan yang cukup besar," katanya.

Ditambahkannya, namun pajak itu sempat mengalami penurunan lantaran parkir Terminal III yuang direnovasi menjadi Terminal 3 Ultimate, sehingga sebagian masuk ke wilayah Kabupaten Tangerang. "Untuk Ultimate kita kebagian parkir untuk penerbangan internasional," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Dini juga mengaku mengalami kesulitan untuk mendapatkan pass masuk ke Ultimate. Sehingga pihaknya mengalami kesulitan untuk melakukan pengecekan.

"Ketika kita koordinasikan ke PT AP II, kita disarankan ke Otban (Otoritas Bandara). Dan hingga kini anak buah saya kesulitan untuk mengecek ke sana lantaran harus melalui sejumlah birokrasi," katanya.

Sementara itu, berdasarkan data yang diterima hariantangerang.com dari DPKD Kota Tangerang, pajak parkir di Bandara Soetta pada 2016 lalu mencapai sekitar 43.881.004.750 dari total penerimaan parkir Bandara Soetta sebesar Rp 175.524.019.000.

Penerimaan pajak itu meningkat cukup signifikan sejak dipasang tapping box, yang mencapai sekitar Rp 4,2 miliar/bulan hingga Rp 4,8 miliar/bulan, sejak Oktober 2016 lalu. Sementara sebelum dipasang perekam transaksi itu selama 2016 hanya mencapai sekitar Rp 3 miliar/bulan hingga yang tertinggi sebesar Rp 3,7 miliar.

Sementara pada Januari 2017 hingga Juli 2017 penerimaan pajaknya mencapai Rp 27, 3 miliar. Penerimaan tertinggi terjadi pada Januari 2017 sebesar Rp 4,6 miliar dan menurun selama Februari, Maret, April, Mei dan Juni sebesar Rp 3,4 miliar/bulan hingga Rp 3,9 miliar/bulan. Dan kembali mengalami peningkatan pada Agustus sebesar Rp 4,1 miliar.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pajak Daerah dan Pendapatan lainnya pada Dinas Pendapatan Keuangan Daerah (DPKD) Kota Tangerang, yang saat itu masih dijabat, M Arfan, mengatakan rencana pemasangan 20 tapping box itu masih mengalami kendala, pada akhir 2016 lalu.

Saat akan dipasang, PT AP II selaku pengelola Bandara Soetta belum juga memberikan izin. Bahkan kembali meminta dilakukan rapat koordinasi (Rakor). Padahal, rakor tersebut sudah dilakukan sebanyak 3 kali. "PT AP II kembali ingin ada pertemuan lagi," ujar Arfan saat itu. (btr)



Comments

There are no comments

Comments are disabled after three months

Berita Terkait