Korupsi Pengadaan Lahan, Kades Cibogo Dijebloskan ke Rutan Serang

Kades Cibogo, Safrudin saat dibawa tim Kejari Tigaraksa ke Rutan Serang.(net)

HT, TIGARAKSA – Diduga korupsi pengadaan lahan untuk pembangunan Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (Gitet) Lengkong di Desa Cibogo, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang pada 2015- 2016 silam, Kepala Desa (Kades) Cibogo, diciduk Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang.

Saprudin disangkakan telah meminta uang sebesar Rp500 juta kepada Julianto Liman, Pemilik lahan seluas 14 hektare untuk pengurusan administrasi pembebasan lahan tersebut.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Kabupaten Tangerang Mico Wiranto Wave Sitohang mengatakan, penangkapan Saprudin dilakukan atas dasar temuan tim dari Seksi Pidana Khusus Kejari Kabupaten Tangerang terkait adanya dugaan penyalahgunaan kewenangan dalam Proyek Gitet Lengkong.

"Uang yang diminta Tersangka ke Pemilik Lahan, sebenarnya sebesar Rp1 miliar. Kalau tidak dipenuhi permintaannya, maka Tersangka tidak akan menandatangani surat riwayat tanah yang menjadi salahsatu syarat untuk dapat menerima ganti rugi," ungkap Mico, Selasa (10/10/2017) siang.

Tapi, kata Mico, Pemilik lahan hanya sanggup membayar sebesar Rp500 juta dan uang tersebut dibayarkan setelah pemilik lahan menerima uang ganti rugi pembabasan dari PT PLN.

Usai menjalani pemeriksaan secara intensif selama hampir delapan jam, Kades Cibogo, Saprudin, akhirnya dijebloskan ke Rutan Kelas 1A Serang, Banten, Selasa (10/10/2017) malam.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 12 huruf (e) Primer, Subsider Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999, Juncto UU Nomor 20 Tahun 2001, Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (juk)



Comments

There are no comments

Comments are disabled after three months

Berita Terkait