30/11/2017 18:05   Kota Tangerang     adv   dishub kota tangerang   parkir liar    
     

Dishub Gencar Razia, Parkir Liar di Kota Tangerang Menurun Signifikan

Kadishub Kota Tangerang, H Saeful Rohman, memimpin langsung penertiban parkir liar.

Demi terus meningkatkan kesadaran tertib lalulintas dan meminimalisir tingkat kemacetan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang terus melakukan penertiban liar sejak Agustus lalu hingga saat ini. Bahkan dalam sebulan dilakukan sedikitnya 20 kali razia demi menegakkan Perwal Nomor 43/2017 tentang Pengawasan dan Pengendalian Tertib Lalulintas.

"Sejak penertiban ini gencar kita lakukan, kini terlihat penurun pelanggaran lalulintas yang cukup signifikan. Dan juga berdampak cukup besar mengurangi kemacetan," ujar Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Tangerang, H Saeful Rohman.

Ditambahkannya, upaya ini sengaja dilakukan untuk meningkatkan kesadaran ketertiban lalulintas serta meminimalisir angka kemacetan. Dalam melakukan penindakan, Dishub Kota Tangerang selalu melibatkan jajaran Garnisun, TNI dan Kepolisian yang tergabung dalam tim pengawasan dan penertiban.

”Mobilitas lalulintas di Kota Tangerang cukup tinggi. Harus inten melakukan razia. Sebab jika parkir liar berada di sisi jalan, maka badan jalan akan menyempit. Kemacetan tentunya terjadi dan merugikan pengguna jalan. Jadi akan kita tindak terus pelanggar lalulintas," katanya.

Menurutnya, untuk sementara ini pihak tim gabungan dalam razia parkir liar baru dilaksanakan untuk di 5 titik. Yakni di kawasan Stasiun Tanah Tinggi, Jalan Babakan, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Jenderal Sudirman dan di depan Mall Tangerang City .

Saeful mengungkapkan, selama penertiban sudah terjaring sebanyak 473 pengendara roda dua dan 120 untuk unit roda empat. Kebanyakan sebagian besar adalah ojeg dan taksi berbasis on line.

Selama pelaksanaan penertiban dan razia parkir liar yang dilaksanakan sejak bulan Agustus 2017 sampai saat ini angka pelanggaran sudah mengalami penurunan signifikan.

“Tim memberikan pemahaman kepada oknum masyarakat yang melanggar ketentuan. Tindakan yang kita lakukan sudah memberikan manfaat pemahaman ketertiban bagi pengendara. Maka itu intensitas kegiatan razia sudah mulai dikurangi. Sekarang ini kita tinggal memperkuat pengawasan saja,” ungkap Syaeful.

Di tahun 2018 Dishub nanti menurut Saeful akan akan menambah areal pengawas dan penertiban dari 5 titik menjadi 15 titik. Daerah itu yakni untuk Kecamatan Tangerang, Karawaci dan Cipondoh. Titiknya sudah ada, namun sekarang sedang dalam tahap kajian dan pembahasan.

Saeful juga mengimbau masyarakat agar mentaati peraturan yang berlaku supaya tidak parkir sembarangan. Karena dengan tertib parkir pada tempatnya, bisa menciptakan keamanan dan ketertiban lalulintas.

"Masyarakat merespons baik terkait digelarnya operasi tersebut. Alhasil, arus lalu lintas bisa kembali lancar dan memberikan efek jera kepada para pelanggar," ungkapnya. (adv)



30/11/2017 18:05   Kota Tangerang     adv   dishub kota tangerang   parkir liar    
     

Comments

There are no comments

blog comments powered by Disqus

Berita Terkait