Rampas Kendaraan Warga, Polisi Akan Sikat Mata ELang di Tangsel

Wakapolres Tangsel, Komisaris Bachtiar Alfonso.(net)

HT, SERPONG - Pihak Kepolisian Resort (Polres) Tangerang Selatan (Tangsel) bakal menindak tegas seluruh orang-orang yang dipekerjakan leasing, untuk mencari kendaraan yang kreditnya macet atau mata elang, yang berada di Kota Tangsel. Terutama terhadap mata elang yang melakukan tindak pidana dengan mengambil paksa kendaraan.

Wakil Kepala Polres (Wakapolres) Tangsel, Komisaris Bachtiar Alfonso kepada hariantangerang.com, mengatakan, tindakan tegas itu akan dilakukan terhadap seluruh mata elang yang melakukan perampasan kendaraan.

"Penarikan kendaraan baik motor maupun mobil secara paksa, dilakukan di jalan atau di rumah tidak dibenarkan undang-undang. Jika ada nasabah atau masyarakat yang merasa dirugikan silahkan lapor langsung kita sikat. Mata elang itu akan kita tangkap," ujarnya.

Ditambahkannya, tindakan mata elang yang menarik kendaraan secara paksa bisa diancam pidana. Hal itu bisa dikategorikan perampasan. Karena mengambil barang orang dengan tanpa izin. Dan juga dikategorikan ada unsur pemerasan.

"Mata elang tidak berhak menarik kendaraan warga. Karena yang berhak melakukan penyitaan polisi. Jadi kalau mau menarik harus didampingi polisi, karena kita yang memiliki kewenangan itu. Sementara mata elang tidak memiliki kewenangan itu," paparnya.

Sementara terkait keberadaan mata elang yang banyak berada di sejumlah titik di wilayah hukum Polres Tangsel, meskipun warga merasa resah dengan keberadaan mereka, polisi tidak bisa melakukan penindakan.

"Selama mereka tidak melakukan tindak pidana tidak bisa kita tangkap. Mereka kita panggil dan imbau untuk tidak melakukan pidana. Dan kalau ada warga atau nasabah yang diresahkan silahkan lapor, kita akan sikat mata elang itu," ungkapnya. (btr) 



Comments

There are no comments

blog comments powered by Disqus