Sekda: Penyusunan Tata Ruang Kota Tangerang Libatkan Daerah Perbatasan

Sekda Kota Tangerang, H Dadi Budaeri saat membuka Sosialisasi Perundang-undangan tentang Penataan Ruang.(kan)

HT, TANGERANG - Penyusunan rencana tata ruang Kota Tangerang harus berkoordinasi dengan daerah-daerah yang berbatasan langsung dengan kota Tangerang, agar dapat menghindari singgungan yang tidak perlu dengan daerah lain.

"Selain kota/kabupaten kita juga berbatasan dengan AP (Angkasa Pura) II yang didalamnya terdapat Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), yang memiliki otoritas sendiri dalam mengatur tata ruangnya," ujar Sekretaris Daerah Kota Tangerang, H Dadi Budaeri.

Hal itu dikatakan Dadi, saat memberikan sambutan dalam kegiatan Sosialisasi Perundang-undangan tentang Penataan Ruang yang diselenggarakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, di ruang Akhlakul Kharimah, Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang, Senin ( 4/12).

Ditambahkannya, selain itu pelaksanaan tata kota di Kota Tangerang juga harus memperhatikan dan menyesuaikan proyek-proyek nasional yang sedang berlangsung. Mengingat akan berdampak kepada wajah kota seribu industri sejuta jasa ini.

"Misalnya proyek jalur kereta bandara atau tol kunciran bandara yang akan dilakukan," tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Dadi juga menyampikan, dalam membentuk tertib tata ruang tidak terlepas dari peran serta masyarakat. Baik itu dalam proses perencanaan hingga pengendalian pemanfaatan ruang.

"Karena itu, sosialisasi ini punya arti penting bagi penyelenggaraan penataan ruang di kota Tangerang." paparnya. 

Untuk diketahui, kegiatan itu diikuti sebanyak 212 perserta yang berasal dari perwakilan OPD, pengusaha, masyarakat dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). (kan)



Comments

There are no comments

blog comments powered by Disqus

Berita Terkait